Orang yang Lahir pada Mangsa Surya II Suka Menolong, tetapi Kurang

Pekan ini Wuku Wayang, wuku nomor 27, dari 30 wuku yang ada, periode 1 s/d 7 Agustus 2021, penanggalan Jawa 22 s/d 28 Besar, tahun Jimakir 1954

Pranatamangsa: mangsa Surya I, mulai 22 Juni s/d 1 Agustus 2021, umurnya 41 hari. Candranya: Sotya Murca ing Embanan (mata lepas dari tempatnya) musim kemarau tiba, ditandai dengan daun-daun pada rontok, mulai menanam palawija. Orang yang lahir pada mangsa ini tampan cantik, cerdas tetapi keras kepala dan tidak sabaran. 

Dilanjutkan dengan Mangsa Surya II, mulai 2 Agustus s/d 24 Agustus 2021, umurnya 23 hari. Candranya: Bantala Rengka, artinya tanah pertanian kering dan pecah-pecah. Orang yang lahir di musim ini wataknya terbuka, suka menolong, tetapi kurang berhati-hati.                                                                                                 

Kitab Primbon Betaljemur Adammakna adalah kumpulan pengetahuan berdasarkan ‘ilmu titen’ yang berlangsung turun-temurun. Kitab tersebut memuat 337 bab, salah satu di antaranya adalah pengetahuan mengenai watak seseorang menurut jumlah hari dan pasaran kelahiran atau weton. Berikut dituliskan watak dari orang yang mempunyai hari dan pasaran kelahiran satu minggu ke depan:

Minggu Wage, 1 Agustus 2021, penanggalan Jawa 22 Besar tahun Jimakir 1954, hari baik untuk mantu dan berbagai macam keperluan. Untuk pindah rumah disebut ‘DEMANG KANDHUWURAN’ sakit-sakitan. 

Minggu + Wage, 5 + 4 = 9, watak dan sifatnya ‘rongeh’ tidak bisa tenang, senang pindah-pindah dan mencari pengalaman di tempat jauh, jika punya mantera  tidak manjur, bahkan bisa menimbulkan kerusakan. Masa bodoh dengan pembicaraan atau pendapat orang lain. 

Senin Kliwon, 2 Agustus 2021, penanggalan Jawa 23 Besar tahun Jimakir 1954, hari baik untuk mantu dan berbagai macam keperluan. Untuk pindah rumah disebut MACAN KETAWANG, sering cekcok dan banyak masalah.

Senin + Kliwon, 4 + 8 = 12, watak dan sifatnya tidak bisa menerima keadaan atau takdir, banyak yang ingin diraih, kurang menyenangkan, mencintai karena kekayaannya, ketampanannya atau kecantikannya ‘kadang kunang.’ Mudah mencari rejeki, tetapi sering kehilangan pula.

Selasa Legi, 3 Agustus 2021, penanggalan Jawa 24 Besar tahun Jimakir 1954, hari Taliwangke, tidak baik untuk mantu dan berbagai macam keperluan. Untuk pindah rumah disebut PITUTUR, banyak masalah.

Selasa + Legi, 3 + 5 = 8, watak dan sifatnya iri dengki, panas hati, selalu merasa kurang, senang bertengkar, saat marah membahayakan, sepak terjangnya menghambat prestasi orang lain.

Rabu Paing, 4 Agustus, penanggalan Jawa 25 Besar tahun Jimakir 1954, hari nahas nabi, tidak baik untuk mantu dan berbagai macam keperluan. Untuk pindah rumah disebut SATRIA PINAYUNGAN selamat dihormati orang banyak.

Rabu + Paing, 7 + 9 = 16, watak dan sifatnya tidak lancar dalam perkawinan, bicaranya menyenangkan tidak menyakitkan, pemaaf, banyak komentar atas hasil orang lain, apa yang dikerjakan dapat terwujud, hal makanan mempunyai seleranya sendiri. 

Kamis Pon, 5 Agustus 2021, penanggalan Jawa 26 Besar tahun Jimakir 1954, hari baik untuk mantu dan berbagai macam keperluan. Untuk pindah rumah disebut MACAN KETAWANG, sering cekcok dan banyak masalah.

Kamis + Pon, 8 + 7 = 15, watakdan sifatnya berkemauan keras, teguh pendiriannya, sangat hati-hati, cukup rejekinya, sejahtera, pandai memimpin, banyak sahabat yang mencintai. Sayangnya justru sering cekcok dengan pasangannya.

Jumat Wage, 6 Agustus 2021, penanggalan Jawa 27 Besar tahun Jimakir 1954, hari baik untuk mantu dan berbagai macam keperluan. Untuk pindah rumah disebut ‘NUJU PATI’ dukacita dan sengsara.

Jumat + Wage, 6 + 4 = 10, watak dan sifatnya tenang, konsisten, mudah menyerap ilmu yang diajarkan, dapat menjadi konsultan permasalahan keluarga. Tidak suka ditanya untuk mengungkapkan masalahnya sendiri, tetapi lebih suka menasehati orang lain. Murah senyum dan kasih kepada saudara.

Sabtu Kliwon, 7 Agustus 2021, penanggalan Jawa 28 Besar tahun Jimakir 1954. Hari baik untuk mantu dan berbagai macam keperluan. Untuk pindah rumah disebut SATRIA PINAYUNGAN selamat dihormati orang banyak.

Sabtu + Kliwon  9 + 8 = 17, watak dan sifatnya pendiam, bicaranya tenang-tenang menghanyutkan, sering gagal mewujudkan keinginannya di dalam kerja, bahkan dapat mencelakainya, namun sering juga ditolong orang lain. Tetapi jika pada suatu saat apa yang diinginkan terwujud, akan menuai kegembiraan yang luar biasa. Perlu hati-hati karena sering di fitnah orang. (*)

Category
Tags

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *