Bale Olahan hadir untuk membantu Anda dalam hal jasa penyediaan makanan

Bale Olahan merupakan lini bisnis dari Tembi Rumah Budaya dan secara rutin telah menyediakan kebutuhan makanan untuk pernikahan, meeting, dan gathering di Tembi Rumah Budaya. Selain itu, kami juga melayani pesanan nasi box dan berbagai jamuan prasmanan di luar Tembi Rumah Budaya.


Spesialis

Anda dapat menikmati keistimewaan beberapa paket menu spesial Serat Centhini yang hingga kini hanya mampu disajikan oleh Tembi Rumah Olah-olahan. Adapun Serat Centhini merupakan sebuah cerita pengembaraan Ki Amongrogo menelusuri Pulau Jawa dari timur sampai ke barat dan menyelusuri bagian utara dan selatan. Di dalam karya tersebut, dimuat berbagai jenis makanan dan minuman yang telah dikenal pada masa itu. Bale Olahan kembali menghadirkan sajian makanan dan minuman tradisional Serat Centhini dalam balutan masa kini.

Kantor

Tembi Rumah Budaya
Jl. Parangtritis Km 8,4 Tembi, Timbulharjo, Sewon, Bantul, Yogyakarta
(0274) 368 000, 368 0004
Email : tembicatering@gmail.com
Facebook : TROcateringservice
IG : pulo_segaran

Outlet 1

Waroeng Boelondo
Jl. Sajiono No. 15
Kotabaru, Yogyakarta

Jasa Pelayanan

Bale Olahan bergerak di bidang pelayanan jasa boga dan menerima pesanan sbb

1. Jamuan makan acara pernikahan/seminar/ulang tahun
2. Catering harian karyawan
3. Coffee break
4. Box kenduri
5. Box nasi
6. Paket angkringan
7. Pembukaan pameran

Izin

Tembi Rumah Budaya Catering merupakan pengembangan usaha dari Waroeng Dahar Pulo Segaran. Waroeng Dahar Pulo Segaran telah memiliki Sertifikat Laik Hygiene Sanitasi Rumah Makan dan Restoran 443/2537.01/VII/2013. Sedangkan Bale Olahan dalam proses mendapatkan izin dari Dinas Kesehatan.

Galeri


PULO SEGARAN

Pulo Segaran

Serat Centhini

Selama 9 tahun (1814-1823). Penulisan dilakukan oleh sebuah tim yang diketuai oleh Adipati Anom Amangkunegara III (Sunan Paku Buwana V) dengan anggota tim Kyai Ngabehi Ranggawarsita, Kyai Ngabehi Yasadipura II, dan Kyai Ngabehi Sastradipura (Kyai Haji Muhammad Ilhar). Serat ini berisi banyak hal sehingga sering disebut sebagai ensiklopedi kebudayaan Jawa.

Pada intinya serat Centhini menceritakan pengembaraan putra-putri Sunan Giri Prapen karena serbuan Mataram (Pangeran Pekik) atas wilayah Giri. Putra-Putri Sunan Giri tersebut adalah Jayengresmi, Jayengsari, dan Niken Rancangkapti. Kisah pengembaraan Jayengresmi, Jayengsari, dan Niken Rancangkapti ke berbagai tempat yang kemudian menemukan, mengamati, mengalami berbagai hal inilah yang kemudian dituliskan menjadi Serat Centhini. Salah satu hal yang dituliskan dalam Serat Centhini adalah tentang kuliner di masa itu. Hampir semua jilid di dalam Serat Centhini memuat perihal kuliner ini.

Ada berbagai jenis kuliner di masa itu yang pada masa kini tidak lagi dikenali lagi. Berdasarkan hal itu Tembi Rumah Budaya mencoba menghadirkan kembali kuliner khas masa itu yang disimak berdasarkan Serat Centhini. Kuliner berdasarkan Serat Centhini yang mulai langka namun unik dan menarik ini diaktualisasikan kembali oleh Tembi dalam suguhan yang adaptif dengan selera dan gaya perkulineran saat ini.